Sunnah shalat dzuhur

Sunnah shalat dzuhur, sebelum dan sesudah, dan jumlah rakaatnya

Sunnah shalat dzuhur
Sunnah shalat dzuhur

Dibuktikan bahwa Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam biasa shalat sepuluh rakaat setiap hari dan malam, secara teratur melakukannya: dua sebelum siang, dua setelah itu, dua setelah matahari terbenam, dua setelah makan malam, dan dua sebelum matahari terbenam. doa pagi tentang mereka.

Laki-laki dan perempuan yang beriman lebih baik shalat empat rakaat sebelum Zuhur dan dua rakaat sesudahnya. Menurut hadits Aisyah radhiyallahu ‘anhu, jika dia shalat empat rakaat di sore hari dengan empat rakaat sebelum mereka, itu lebih baik. Ketika orang-orang Sunan dan Imam Ahmad radhiyallahu ‘anhu atas mereka, diriwayatkan atas otoritas Ummu Habibah radhiyallahu ‘anhu, atas otoritas Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam, bahwa dia berkata: Barangsiapa shalat empat rakaat sebelum zuhur dan empat rakaat setelahnya, Allah melarangnya untuk api, dan ini adalah keutamaan yang besar, dan jika dia cukup dengan dua sebelum zuhur dan dua setelahnya, tidak ada yang salah dengan hadits Ibnu Umar. Laki-laki dan perempuan yang beriman lebih baik shalat empat rakaat sebelum zuhur, dengan memperhatikan kedua hadits, hadits Aisyah dan hadits Ibnu Umar radhiyallahu ‘anhu, dan keduanya disebut gaji Dalam Shahih-nya, atas otoritas Ummu Habiba radhiyallahu ‘anhu, dan Al-Tirmidzi juga memasukkannya dan menambahkan: empat sebelum tengah hari, dua setelahnya, dua setelah matahari terbenam, dua setelah makan malam, dan dua sebelum fajar. doa.